Showing posts with label Ilmuan. Show all posts
Showing posts with label Ilmuan. Show all posts

11/29/2024

Latar Belakang dan Fakta Unik, Nikola Tesla

Gambar : Nikola Tesla
Nikola Tesla salah seorang ilmuan listrik yang revolusioner yang pernah hidup di abad ke-19 dan pada awal abad ke-20 yaitu pada Juli tahun 1956 sampai dengan Januari 1856. Nikola Tesla adalah seorang penemu dan pengembang system AC (Alternating Current) sebagai sumber arus listrik.

Selain sebagai ilmuan terkemuka dizamannya, Nikola Tesla juga memiliki banyak fakta dan bukti sejarah yang mengambarkan betapa jeniusnya ilmuan yang memiliki julukan ilmuan gila, walaupun dizaman yang sama juga terdapat nama besar seperti Thomas A. Edison sang penemu dan pengembang system DC (Direct Current).

Nikola Tesla juga dikenal sebagai penemu yang penting dan terkemuka dizamannya walaupun banyak singgungan masalah yang kiat menerpa diakhir hidupnya, lepas dari itu semua, Nikola Tesla tetap di anggap sebagai penemu atau perintis yang membawa dampak baik bagi kelangsungan hidup manusia, seperti penemuan komunikasi tanpa kabel yang telah didemonstrasikan pada tahun 1893.

Latar Belakang Hidup Nikola Tesla


Nikola Tesla lahir 10 juli 1856 di Smiljan, pada masa kekaisaran Austria (atau lebih dikenal Kroasia), dan meninggal pada 7 januari 1943 di New York City, Amerika Serikat karena pembekkan pembuluh darah. Milutin Tesla, ayah kandung dari Nikola Tesla adalah seorang pemimpin ortodoks, sendangkan ibundanya Duka tesla (Nee Mandic) adalah ibu rumah tangga yang memiliki bakat sebagai pengrajin alat rumah tangga yang ulet dan kuat, yang di yakini ini jadi cikal bakal bakat yang diwarisi sang anak Nikola Tesla.

Gambar : Animasi Nikola Tesla

Fakta unik kehidupan Nikola Tesla


Selain diketahui sebagai ilmuan yang memiliki bakat yang tidak biasa, Nikola Tesla juga memiliki kisah hidup yang bisa dibilang eksentrik, berikut kisahnya :

1. Nikola Tesla mengaku hanya tidur 2 jam perhari
Mungkin akan terdengar agak gila jika manusia pada umumnya akan tidur 6-8 jam dalam sehari, tapi tidak berlaku untuk ilmuan yang satu ini. Nikola Tesla mengaku dia tidak pernah tidur lebih dari 2 jam dalam sehari, bahkan jika sedang serius dia akan tetap terjaga 2x24 jam. Sulit dipercaya!

2. Nikola Tesla dilahirkan saat terjadi badai petir
Saat itu, pada tanggal 9 dan 10 juli tengah malam tahun 1856 Nikola Tesla dilahirkan dan diiringi dengan badai petir yang besar, bidan yang saat itu mendampingi sang bunda mengatakan itu adalah suatu pertanda yang buruk dan anak ini akan hidup dalam kegelapan, namun ibunda Tesla menjawab "tidak, dia akan jadi anak yang hidup dalam dunia yang terang". Banyak yang beranggapan jika kejadian itu hanya kejadian biasa, namun tak sedikit yang beranggapan jika kejadian itu adalah suatu pertanda yang luar biasa.

03. Nikola Tesla tak pernah menikah selama masa hidupnya meski banyak wanita yang tergila gila
Kisah yang tak kalah unik adalah semasa hidup, Nikola Tesla tak pernah menikah, walau banyak wanita yang tergila gila dengan cintanya, namun dia tetap menahan diri untuk tetap tidak menikah. Nikola Tesla beranggapan bahwa menikah dan hubungan seks bisa membatasi kemampuannya dalam berpikir ilmiah.

03. Nikola Tesla memiliki kemampuan visualisasi tiga dimensi
Hal yang tak kalah menarik adalah kemampuan visualisasi tiga dimensi yang ia miliki, yang kemudian ia gunakan untuk mengendalikan pengalaman buruk masa lalunya untuk tetap fokus, tak hanya itu dia juga memiliki kemampuan fotografi yang juga ia gunakan untuk menghafal buku buku yang telah dia pelajari. Dan tak ia pungkiri kalau itu semua adalah karunia yang telah Tuhan anugerahkan untuknya.

04. Nikola Tesla pernah membuat eksperimen dengan melapisi dinding kelas anak anak dengan arus frekuensi tinggi.
Pada tahun 1912, Nikola Tesla pernah melakukan eksperimen yang tergolong gila dan berbahaya, ia pernah membuat alat yang membantu siswa yang bodoh agar menjadi cerdas dengan bantuan listrik yang bertegangan tinggi, namun yang mengejutkan hal tersebut dapat diterima dan bisa dibuktikan secara ilmiah oleh William H. Maxwell seorang pengawas sekolah New York City.

05. Nikola Tesla juga sudah memprediksi akan adanya internet dimasa depan
Salah satu bukti Nikola Tesla adalah penemu yang revolusioner adalah ucapannya yang menyebutkan "Koran rumah tangga suatu saat nanti akan dicetak secara nirkabel, langsung ke rumah-rumah". Dia sangat yakin akan prediksi itu hingga pada akhirnya ia mengusulkan skema ini kepada JP Morgan. dia membayangkan bagaimana sebuah sistem komukasi bisa disampaikan secara nirkabel untuk menyampaikan surat kabar, telepon, musik keseluruh dunia.

06. Patung Nikola Tesla di Sillicon Valley yang memancarkan Wi-fi
Sebagai tanda penghormatan pada tahun 2003, patung Nikola Tesla didirikan di Sillicon Valley, Patung ini juga dilengkapi dengan pancaran sinyal Wi-Fi gratis yang bisa digunakan oleh siapapun. Tak hanya itu didalam patung tersebut terdapat kapsul waktu yang akan terbuka secara otomatis pada tahun 2043. Patung ini dibangun atas dasar kampanye yang diusung oleh perusahaan Northern Imagination sebagai tanda penghormatan kepada sang penemu yang jenius Nikola Tesla.

Mundurnya Presiden Soeharto dan Runtuhnya Kekuasaan Orde Baru di Indonesia

aksi pendemo pada saat masa akhir Orde Baru via studdmaster.blogspot.co.id
Krisis moneter yang di alami bangsa Indonesia pada masa Orde Lama. Pada akhirnya terjadi juga di akhir-akhir pemerintahan Orde Baru. Hal ini memicu berbagai demonstrasi menuntut perbaikan ekonomi dari berbagai pihak. Lebih dari itu, krisis moneter tersebut ternyata menjalar ke krisis-krisis lainnya sehingga dinamakan krisis multidimensional.

1. Kondisi kehidupan bangsa di akhir Orde Baru

Krisis moneter di Indonesia sesungguhnya di awali dengan krisis yang terjadi di Thailand terlebih dahulu pada awal Juli 1997. Di Indonesia, krisis moneter menyebabkan merosotnya nilai tukar rupiah, peningkatan jumlah pengangguran, dan kelangkaan bahan kebutuhan pokok. Hal ini di sikapi pemerintah dengan menaikkan harga BBM. Tentu saja hal ini memicu ketidakpuasan rakyat karna kenaikkan BBM diikuti oleh naiknya bahan-bahan kebutuhan pokok. Dengan dipelopori golongan mahasiswa, terjadilah aksi demo di berbagai kota di Indonesia.

Pada awal tahun 1997, yaitu menjelang pemil, sebenarnya telah terjadi banyak demonstrasi menuntut agar Presiden Soeharto tidak dicalonkan kembali menjadi presiden pada waktu pemilihan. Namun, hal ini tidak digubris oleh para elit politik yang duduk di kursi MPR. Hal ini semakin memicu ketidakpuasan rakyat yang dimotori mahasiswa. Pada tanggal 16 Januari 1998, lebih dari 500 mahasiswa menggelar aksi keprihatinan di kampus ITB, aksi ini kemudian menjalar pada gerakan mahasiswa secara nasional. Pada prinsipnya, mereka menuntut tiga hal, yakni turunkan harga kebutuhan pokok, hapuskan monopoli KKN yang semakin merebak, dan suksesi kepemimpinan nasional.

Puncak kemaran mahasiswa terjadi ketika Soeharto di lantik kembali menjadi presiden Indonesia periode 1998-2003, apalagi ini diikuti oleh tampilnya keluarga dan kroninya dalam pemerintahan. Aksi mahasiswa di kala itu menjadi semakin gencar dan membrutal. Tuntutan turunkan harga kemudian dapat diartikan pula turunkan Soeharto. Hal ini kemudian disebut dengan gerakan Reformasi.


2. Ketidakpuasan rakyat terhadap Orde Baru

a. Dominasi Golkar dalam perpolitakan nasional
Pemilu merupakan pesta demokrasi. Namun, hal ini sepertinya tidak dirasakan pada era Orde Baru. Sebanyak enam kali pemilu yang di lakukan di era Orde Baru, hanya pemilu pertama yang berkontestan 10 partai, selanjutnya hanya 3 partai termasuk penguasa. Dari awal pemilu Orde Baru, kesemuanya dimenangkan oleh Golkar yang selalu memperoleh suara mutlak. Hal ini karena semua elemen pemerintah (pegawai negeri diharuskan memilih Golkar dalam pemilu). Bahkan di tahu 1997, Golkar memperoleh suara sangat mutlak.
b. Tidak meratanya hasil pembangunan
Pembangunan di Indonesia ternyata hanya dipusatkan di Pulau Jawa saja. Daerah-daerah luar Jawa ternyata masih tertinggal, seperti di Kalimantan Timur, Riau, Papua, dan Daerah Istimewa Aceh. Padahal daerah-daerah tersebut menyumbang devisa yang cukup besar bagi negara. Selain itu, pembangunan hanya dirasakan oleh sekolompok kecil golongan yang tentunya dekat dengan kekuasaan.
c. Rapunya sistem kekuasaan Orde Baru
Sistem kekuasaan Orde Baru yang berkembang adalah sistem sentralik militeristik. Hal ini berarti semua pemerintahan berpusat pada satu kekuasaan, yaitu presiden. Ini menyebabkan kemampuan dan potensi daerah cenderung diabaikan. Tentu paham paternalistik ini membuat hubungan yang tidak wajar antara masyarakat dengan negara. Hal ini pula yang menyebabkan budaya KKN dapat tumbuh dengan suburnya.

3. Mundurnya presiden Soeharto sebagai penguasa Orde Baru

a. Demonstrasi mahasiswa
Desakan atas pelaksanaan Reformasi dalam kehidupan nasional dilakukan mahasiswa dan kelompok pro-Reformasi. Pada tanggal 7 Mei 1998 terjadi demonstrasi mahasiswa di Universitas Jayabaya, Jakarta. Demonstrasi ini berakhir bentrok dengan aparat dan menyebabkan 52 mahasiswa terluka. Sehari kemudian, demonstrasi terjadi di Yogyakarta (UGM dan sekitarnya). Demonstrasi ini juga berakhir bentrok, bahkan menewaskan seorang mahasiswa bernama Mozez Gatotkaca
b. Peristiwa Trisakti
Tuntutan mundurnya Presiden Soeharto semakin gencar disuarakan di berbagai daerah. Pada tanggal 12 Mei 1998, empat mahasiswa Trisakti tewas tertembak saat domonstrasi. Mereka adalah Elang Mulya Lesmana, Hery Hertanto, dan Hafidi Royan. Peristiwa ini mengundang simpati tokoh Reformasi dan mahasiswa Indonesia.
c. Kerusuhan Mei 1998
Penembakan mahasiswa Trisakti menyulut demonstrasi yang lebih besar. Pada tanggal 13 Mei 1998, terjadi kerusuhan, pembakaran, dan penjarahan di Jakarta dan Solo. Sementara itu, pada tanggal 14 Mei 1998, demonstrasi semakin meluas. Bahkan, para mahasiswa mulai menduduki gedung-gedung pemerintah pusat dan daerah. Puncaknya adalah pendudukan Gedung DPR/MPR oleh para mahasiswa. Akhirnya, hal ini membuat ketua DPR/MPR Harmoko meminta presiden untuk segera mengundurkan diri. Presiden sendiri berjanji akan mempercepat pemilu yang di nyatakan setelah mengundang tokoh-tokoh nasional, seperti Nurcholis Madjid dan Gus Dur ke Istana Negara. Akan tetapi, hal ini tidak mendapat sambutan baik dari rakyat.
d. Pengunduran diri Presiden Soeharto
Pada dini hari tanggal 21 Mei 1998, Amien Rais selaku ketua pengurus pusat Muhammadiyah menyatakan "Selamat tinggal pemerintahan lama dan selamat datang pemerintahan baru". Ini beliau lakukan setelah mendengar kepastian dari Yusril Izha Mahendra. Akhirnya pada pukul 09.00 WIB, presiden membacakan pernyataan pengunduran dirinya.


4. Kondisi kehidupan bangsa pasca Orde baru

Kondisi bangsa Indonesia pasca pengunduran presiden Soeharto dapat dikatakan tidak teratur. Reformasi yang didengung-dengungkan telah membuat masyarakat bersifat anarkis. Kebebasan masyarakat dari kekuasaan Orde Baru menjadi kebablasan. Berbagai aksi penjarahan tokoh, aksi kebrutalan, tindakan melawan hukum telah menjadi pembenaran terhadap pelampiasan kemarahan rakyat. Beban yang di tanggung pemerintah barupun cukup berat. Krisis moral adalah masalah kedua yang harus dihadapi setelah krisis ekonomi.

Baca Juga : Keberhasilan Revolusi Hijau Orde Baru

Kondisi yang carut marut ini tentu bukan tanggapan yang seharusnya dibenarkan dalam menanggapi ketidakpuasan terhadap pemerintahan Orde Baru. Ketidakadilan tidak harus ditanggapi dengan hal yang buruk pula. Namun, sikap radikal ini nyatanya telah mampu menggulingkan kekuasaan Orde Baru. Akan tetapi, permasalahannya adalah mau di bawa kemana bangsa dan negara Indonesia ini setelah tumbangnya Orde baru. Apakah pemerintahan yang baru tidak akan "gila kekuasaan" seperti yang di anggap ada pada pemerintahan Orde Baru. Pada kenyataannya, Reformasi seolah hanya sebuah ritual kerusuhan dan penggulingan suatu rezim kekuasaan. Tidak ada kemajuan yang berarti yang dapat di capai di era Reformasi ini. Lalu pertanyaannya adalah sampai kapankah kondisi ini akan terus berlangsung. Apakah negeri ini akan selalu tertinggal dan dimanfaatkan oleh bangsa lain.

Reformasi bukanlah perkara mudah. Selama masih ada orang orang yang berpandangan sempit memikirkan diri sendiri, reformasi tidaklah dapat dijalankan sebagaimana mestinya. Reformasi bukanlah gerakan perubahan dari segelintir orang, namun hal ini adalah sebuah gerakan yang harus didukung oleh semua elemen bangsa Indonesia. Bagaimana sistem pemerintahan kita dapat berjalan lebih baik jika budaya mementingkan diri sendiri masih mangakar di kehidupan kita. Kita para generasi muda seharusnya mampu merenungkan hal tersebut, karena di tangan kitalah negara ini kelak akan di serahkan.

Kebijakan-kebijakan pemerintahan pasca Orde Baru saat ini mulai stabil. Masih banyak perubahan-perubahan aturan yang dilakukan pasca runtuhnya Orde Baru, Hal ini bertujuan untuk mendapatkan hasil yang dinamakan Reformasi sejak tahun 1998. Akan tetapi perubahan itu hanyalah bersifat formalitas belaka karena tidak ada kesungguhan untuk mencapai perubahan ke arah yang lebih baik.

Berbagai sumber, semoga bermanfaat ya