Showing posts with label Motivasi. Show all posts
Showing posts with label Motivasi. Show all posts

11/29/2024

Raden Mas Soewardi Soeryaningrat, Suwardi Suryaningrat, Ki Hadjar Dewantara, Ki Hajar Dewantara, Ki Hajar Dewantoro, Soewardi, Satu Sosok!

Raden Mas Soewardi Soeryaningrat (EYD:Suwardi Suryaningrat, sejak 1972 menjadi Ki Hadjar Dewantara, EYD: Ki Hajar Dewantara, beberapa menulisnya dengan bahasa jawanya dengan Ki Hajar Dewantoro, atau di singgkat KHD), lahir di Yogyakarta 2 Mei 1889, dan meninggal di Yogyakarta 26 April 1959. Adalah seorang aktivis pergerakan kemerdekaan Indonesia, kolumnis, politis, dan polopor pendidikan bagi kaum pribumi Indonesia dari zaman penjajahan Belanda. 

Ia adalah seorang pendiri Perguruan Taman Siswa, suatu lembaga pendidikan yang memberikan kesempatan bagi para pribumi jelata untuk bisa memperoleh hak pendidikan seperti halnya para priyayi maupun orang-orang Belanda. Tanggal kelahirannya sekarang diperingati di Indonesia sebagai Hari Pendidikan Nasional. Bagian dari semboyan ciptaannya, Tut Wuri Handayani, menjadi slogan Kementerian Pendidikan Nasional Indonesia. Namanya diabadikan sebagai salah sebuah nama kapal perang Indonesia, KRI Ki Hajar Dewantara. Potret dirinya juga diabadikan pada uang kertas pecahan 20.000 rupiah tahun emisi 1998.

Ia dikukuhkan sebagai pahlawan nasional yang ke-2 oleh Presiden RI, Soekarno, pada 28 November 1959 (Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 305 Tahun 1959, tanggal 28 November 1959)

Masa muda dan awal karier

Soewardi berasal dari lingkungan keluarga Keraton Yogyakarta. Ia menamatkan pendidikan dasar di ELS (Sekolah Dasar Eropa/Belanda). Kemudian sempat melanjut ke STOVIA (Sekolah Dokter Bumiputera), tapi tidak sampai tamat karena sakit. Kemudian ia bekerja sebagai penulis dan wartawan di beberapa surat kabar, antara lain, Sediotomo, Midden Java, De Expres, Oetoesan Hindia, Kaoem Moeda, Tjahaja Timoer, dan Poesara. Pada masanya, ia tergolong penulis handal. Tulisan-tulisannya komunikatif dan tajam dengan semangat antikolonial.

Aktivitas pergerakan

Selain ulet sebagai seorang wartawan muda, ia juga aktif dalam organisasi sosial dan politik. Sejak berdirinya Boedi Oetomo (BO) tahun 1908, ia aktif di seksi propaganda untuk menyosialisasikan dan menggugah kesadaran masyarakat Indonesia (terutama Jawa) pada waktu itu mengenai pentingnya persatuan dan kesatuan dalam berbangsa dan bernegara. Kongres pertama BO di Yogyakarta juga diorganisasi olehnya.

balagia.blogspot.com
Ki Hadjar Dewantara via google.com

Soewardi muda juga menjadi anggota organisasi Insulinde, suatu organisasi multietnik yang didominasi kaum Indo yang memperjuangkan pemerintahan sendiri di Hindia Belanda, atas pengaruh Ernest Douwes Dekker (DD). Ketika kemudian DD mendirikan Indische Partij, Soewardi diajaknya pula.

Als ik een Nederlander was

Sewaktu pemerintah Hindia Belanda berniat mengumpulkan sumbangan dari warga, termasuk pribumi, untuk perayaan kemerdekaan Belanda dari Perancis pada tahun 1913, timbul reaksi kritis dari kalangan nasionalis, termasuk Soewardi. Ia kemudian menulis "Een voor Allen maar Ook Allen voor Een" atau "Satu untuk Semua, tetapi Semua untuk Satu Juga". Namun kolom KHD yang paling terkenal adalah "Seandainya Aku Seorang Belanda" (judul asli: "Als ik een Nederlander was"), dimuat dalam surat kabar De Expres pimpinan DD, 13 Juli 1913. 

Isi artikel ini terasa pedas sekali di kalangan pejabat Hindia Belanda. Kutipan tulisan tersebut antara lain sebagai berikut : 

"Sekiranya aku seorang Belanda, aku tidak akan menyelenggarakan pesta-pesta kemerdekaan di negeri yang telah kita rampas sendiri kemerdekaannya. Sejajar dengan jalan pikiran itu, bukan saja tidak adil, tetapi juga tidak pantas untuk menyuruh si inlander memberikan sumbangan untuk dana perayaan itu. Ide untuk menyelenggaraan perayaan itu saja sudah menghina mereka, dan sekarang kita keruk pula kantongnya. Ayo teruskan saja penghinaan lahir dan batin itu! Kalau aku seorang Belanda, hal yang terutama menyinggung perasaanku dan kawan-kawan sebangsaku ialah kenyataan bahwa inlander diharuskan ikut mengongkosi suatu kegiatan yang tidak ada kepentingan sedikit pun baginya".

Beberapa pejabat Belanda menyangsikan tulisan ini asli dibuat oleh Soewardi sendiri karena gaya bahasanya yang berbeda dari tulisan-tulisannya sebelum ini. Kalaupun benar ia yang menulis, mereka menganggap DD berperan dalam memanas-manasi Soewardi untuk menulis dengan gaya demikian.
Akibat tulisan ini ia ditangkap atas persetujuan Gubernur Jenderal Idenburg dan akan diasingkan ke Pulau Bangka (atas permintaan sendiri). 

Namun demikian kedua rekannya, DD dan Tjipto Mangoenkoesoemo, memprotes dan akhirnya mereka bertiga diasingkan ke Belanda (1913). Ketiga tokoh ini dikenal sebagai "Tiga Serangkai". Soewardi kala itu baru berusia 24 tahun.

Dalam pengasingan

Dalam pengasingan di Belanda, Soewardi aktif dalam organisasi para pelajar asal Indonesia, Indische Vereeniging (Perhimpunan Hindia). Di sinilah ia kemudian merintis cita-citanya memajukan kaum pribumi dengan belajar ilmu pendidikan hingga memperoleh Europeesche Akte, suatu ijazah pendidikan yang bergengsi yang kelak menjadi pijakan dalam mendirikan lembaga pendidikan yang didirikannya.


Dalam studinya ini Soewardi terpikat pada ide-ide sejumlah tokoh pendidikan Barat, seperti Froebel dan Montessori, serta pergerakan pendidikan India, Santiniketan, oleh keluarga Tagore. Pengaruh-pengaruh inilah yang mendasarinya dalam mengembangkan sistem pendidikannya sendiri.

Taman Siswa

Soewardi kembali ke Indonesia pada bulan September 1919. Segera kemudian ia bergabung dalam sekolah binaan saudaranya. Pengalaman mengajar ini kemudian digunakannya untuk mengembangkan konsep mengajar bagi sekolah yang ia dirikan pada tanggal 3 Juli 1922. Nationaal Onderwijs Instituut Taman Siswa atau Perguruan Nasional Taman Siswa. Saat ia genap berusia 40 tahun menurut hitungan penanggalan Jawa, ia mengganti namanya menjadi Ki Hadjar Dewantara. Ia tidak lagi menggunakan gelar kebangsawanan di depan namanya. Hal ini dimaksudkan supaya ia dapat bebas dekat dengan rakyat, baik secara fisik maupun jiwa.

Taman Siswa yang didirikan oleh Ki Hadjar Dewantara via www.smpsintjoseph.org

Semboyan dalam sistem pendidikan yang dipakainya kini sangat dikenal di kalangan pendidikan Indonesia. Secara utuh, semboyan itu dalam bahasa Jawa berbunyi ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani. (di depan memberi contoh, di tengah memberi semangat, di belakang memberi dorongan). Semboyan ini masih tetap dipakai dalam dunia pendidikan rakyat Indonesia, terlebih di sekolah-sekolah Perguruan Taman Siswa.

Pengabdian pada masa Indonesia merdeka

Dalam kabinet pertama Republik Indonesia, KHD diangkat menjadi Menteri Pengajaran Indonesia (posnya disebut sebagai Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan) yang pertama. 

Presiden Soekarno menjenguk Ki Hadjar Dewantara via www.smpsintjoseph.org

Pada tahun 1957 ia mendapat gelar doktor kehormatan (doctor honoris causa, Dr.H.C.) dari universitas tertua Indonesia, Universitas Gadjah Mada. Atas jasa-jasanya dalam merintis pendidikan umum, ia dinyatakan sebagai Bapak Pendidikan Nasional Indonesia dan hari kelahirannya dijadikan Hari Pendidikan Nasional (Surat Keputusan Presiden RI no. 305 tahun 1959, tanggal 28 November 1959).
Ia meninggal dunia di Yogyakarta tanggal 26 April 1959 dan dimakamkan di Taman Wijaya Brata.

Dikutip dan di bagikan ulang dari Pahlawan Nasional Indonesia Software karya Isnaini semoga bermanfaat!

Pentingnya Membaca, Bukan Sekedar Hobi

gambarnya dari pablo.buffer.com
Banyak yang beranggapan bahwa membaca adalah sebuah hobi, padahal tidak demikian. membaca adalah sebuah konsep hidup, kebutuhan manusia, sama seperti halnya manusia yang butuh makan dan minum. Kan lucu jika ada yang bilang, "hobi saya makan" atau "hobi saya minum". Makan dan minum bukan merupakan sebuah hobi, makan dan minum adalah sebuah kebutuhan primer, dan begitu juga dengan membaca, membaca adalah sebuah kebutuhan primer yang mesti dilakukan setiap harinya, guna memenuhi nutrisi otak dangan hal hal yang baru. Melatih otak agar berfungsi sebagaiman mestinya.

Pernah dengar "bacalah, sebuah perintah dari langit"?. Bagi yang muslim pasti sudah tahu jika Ayat Alquran yang pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam adalah membaca. Bahkan karena pentingnya membaca pada masa itu, dijadikan syarat bebas kepada tawanan perang kaum muslimin, untuk mengajarkan muslim agar bisa membaca. Perintah membaca ini tergambar pada kalimat pertama pada surat yang pertama kali turun. Namun kebanyakan dari kita masih meragukan pentingnya kegiatan membaca, bahkan dengan mengatakan kegiatan membaca adalah sebuah hobi, yang dilakukan hanya berdasarkan rasa kesukaan saja.


gambarnya dari pablo.buffer.com
Jadi berhenti bilang kalau membaca itu sebagai sebuah hobi! dalam hal lain, membaca bisa dijadikan sebagai sebuah cara bagaimana mengetahui diri, mengetahui alam semesta, mengetahui penciptaan manusia, mengetahui karakter manusia, mengetahui proses hujan, mengetahui proses siang malam,dan banyak lagi.

Dari sekian banyak manfaat yang bisa kita dapat melalui kegiatan membaca, ternyata membaca juga baik buat fungsi otak kita, kita coba bahas beberapa saja yaa, diantaranya :

Menjaga keremajaan otak

Orang yang biasa menghabiskan waktu luang terjadwal untuk membaca memiliki kemungkinan 32% lebih lambat mengalami penurunan kognitif dikemudian hari, itu artinya orang yang tidak biasa membaca mempunyai resiko lebih cepat pikun. hehe!

Memberikan kekuatan bagi memori otak

Kebiasaan membaca buku, dapat memacu otak berpikir dan berkonsentrasi berbeda halnya dengan menonton televisi atau mendengarkan radio, membaca juga melatih kekuatan otak dalam mengingat kata kata yang terbaca, kalimat kalimat yang terbaca, tanpa disadari sebenarnya kita sedang melatih otak, yang pada akhirnya meningkatnkan kekuatan memori otak kita sendiri.

Meningkatkan Kekuatan analisa otak

Ketika kita sedang membaca sebuah buku, terutama ketika sedang membaca buku bertemakan kisah hidup, secara sadar atau tidak kita biasanya sudah bisa menebak nebak alur cerita, atau bahkan mengetahui cerita ini akan berakhir seperti apa. Tidak hanya bisa itu, dalam kegiatan membaca kita kadang bisa berfikir dan menilai masuk akal atau tidaknya flot atau cerita yang sedang kita baca.

Baca Juga : Selingkuh di Kantor

Memberikan otak kosa kata baru

Orang yang gemar membaca biasanya memiliki bahasa yang baik ketika berbicara, karna setiap kali membaca mereka akan banyak menemui kosa kata yang baru dan luas artinya, apalagi jika bacaannya banyak dan beda-beda jenisnya.

Meningkatkan fokus dan konsentrasi otak

Membaca juga bisa meningkatkan fokus dan konsentrasi otak, disaat membaca semua perhatian dan konsentrasi akan terpusat pada apa yang kita baca, karna setiap kali membaca kita berusaha untuk memahami detail cerita yang sedang kita baca. Dan jika terus dilakukan tanpa disadari tingkat konsentrasi dan fokus otak kita akan jauh lebih baik.

Semoga bermanfaat.

Latar Belakang dan Fakta Unik, Nikola Tesla

Gambar : Nikola Tesla
Nikola Tesla salah seorang ilmuan listrik yang revolusioner yang pernah hidup di abad ke-19 dan pada awal abad ke-20 yaitu pada Juli tahun 1956 sampai dengan Januari 1856. Nikola Tesla adalah seorang penemu dan pengembang system AC (Alternating Current) sebagai sumber arus listrik.

Selain sebagai ilmuan terkemuka dizamannya, Nikola Tesla juga memiliki banyak fakta dan bukti sejarah yang mengambarkan betapa jeniusnya ilmuan yang memiliki julukan ilmuan gila, walaupun dizaman yang sama juga terdapat nama besar seperti Thomas A. Edison sang penemu dan pengembang system DC (Direct Current).

Nikola Tesla juga dikenal sebagai penemu yang penting dan terkemuka dizamannya walaupun banyak singgungan masalah yang kiat menerpa diakhir hidupnya, lepas dari itu semua, Nikola Tesla tetap di anggap sebagai penemu atau perintis yang membawa dampak baik bagi kelangsungan hidup manusia, seperti penemuan komunikasi tanpa kabel yang telah didemonstrasikan pada tahun 1893.

Latar Belakang Hidup Nikola Tesla


Nikola Tesla lahir 10 juli 1856 di Smiljan, pada masa kekaisaran Austria (atau lebih dikenal Kroasia), dan meninggal pada 7 januari 1943 di New York City, Amerika Serikat karena pembekkan pembuluh darah. Milutin Tesla, ayah kandung dari Nikola Tesla adalah seorang pemimpin ortodoks, sendangkan ibundanya Duka tesla (Nee Mandic) adalah ibu rumah tangga yang memiliki bakat sebagai pengrajin alat rumah tangga yang ulet dan kuat, yang di yakini ini jadi cikal bakal bakat yang diwarisi sang anak Nikola Tesla.

Gambar : Animasi Nikola Tesla

Fakta unik kehidupan Nikola Tesla


Selain diketahui sebagai ilmuan yang memiliki bakat yang tidak biasa, Nikola Tesla juga memiliki kisah hidup yang bisa dibilang eksentrik, berikut kisahnya :

1. Nikola Tesla mengaku hanya tidur 2 jam perhari
Mungkin akan terdengar agak gila jika manusia pada umumnya akan tidur 6-8 jam dalam sehari, tapi tidak berlaku untuk ilmuan yang satu ini. Nikola Tesla mengaku dia tidak pernah tidur lebih dari 2 jam dalam sehari, bahkan jika sedang serius dia akan tetap terjaga 2x24 jam. Sulit dipercaya!

2. Nikola Tesla dilahirkan saat terjadi badai petir
Saat itu, pada tanggal 9 dan 10 juli tengah malam tahun 1856 Nikola Tesla dilahirkan dan diiringi dengan badai petir yang besar, bidan yang saat itu mendampingi sang bunda mengatakan itu adalah suatu pertanda yang buruk dan anak ini akan hidup dalam kegelapan, namun ibunda Tesla menjawab "tidak, dia akan jadi anak yang hidup dalam dunia yang terang". Banyak yang beranggapan jika kejadian itu hanya kejadian biasa, namun tak sedikit yang beranggapan jika kejadian itu adalah suatu pertanda yang luar biasa.

03. Nikola Tesla tak pernah menikah selama masa hidupnya meski banyak wanita yang tergila gila
Kisah yang tak kalah unik adalah semasa hidup, Nikola Tesla tak pernah menikah, walau banyak wanita yang tergila gila dengan cintanya, namun dia tetap menahan diri untuk tetap tidak menikah. Nikola Tesla beranggapan bahwa menikah dan hubungan seks bisa membatasi kemampuannya dalam berpikir ilmiah.

03. Nikola Tesla memiliki kemampuan visualisasi tiga dimensi
Hal yang tak kalah menarik adalah kemampuan visualisasi tiga dimensi yang ia miliki, yang kemudian ia gunakan untuk mengendalikan pengalaman buruk masa lalunya untuk tetap fokus, tak hanya itu dia juga memiliki kemampuan fotografi yang juga ia gunakan untuk menghafal buku buku yang telah dia pelajari. Dan tak ia pungkiri kalau itu semua adalah karunia yang telah Tuhan anugerahkan untuknya.

04. Nikola Tesla pernah membuat eksperimen dengan melapisi dinding kelas anak anak dengan arus frekuensi tinggi.
Pada tahun 1912, Nikola Tesla pernah melakukan eksperimen yang tergolong gila dan berbahaya, ia pernah membuat alat yang membantu siswa yang bodoh agar menjadi cerdas dengan bantuan listrik yang bertegangan tinggi, namun yang mengejutkan hal tersebut dapat diterima dan bisa dibuktikan secara ilmiah oleh William H. Maxwell seorang pengawas sekolah New York City.

05. Nikola Tesla juga sudah memprediksi akan adanya internet dimasa depan
Salah satu bukti Nikola Tesla adalah penemu yang revolusioner adalah ucapannya yang menyebutkan "Koran rumah tangga suatu saat nanti akan dicetak secara nirkabel, langsung ke rumah-rumah". Dia sangat yakin akan prediksi itu hingga pada akhirnya ia mengusulkan skema ini kepada JP Morgan. dia membayangkan bagaimana sebuah sistem komukasi bisa disampaikan secara nirkabel untuk menyampaikan surat kabar, telepon, musik keseluruh dunia.

06. Patung Nikola Tesla di Sillicon Valley yang memancarkan Wi-fi
Sebagai tanda penghormatan pada tahun 2003, patung Nikola Tesla didirikan di Sillicon Valley, Patung ini juga dilengkapi dengan pancaran sinyal Wi-Fi gratis yang bisa digunakan oleh siapapun. Tak hanya itu didalam patung tersebut terdapat kapsul waktu yang akan terbuka secara otomatis pada tahun 2043. Patung ini dibangun atas dasar kampanye yang diusung oleh perusahaan Northern Imagination sebagai tanda penghormatan kepada sang penemu yang jenius Nikola Tesla.

Pesan Sederhana. Semua Bisa Terwujud, Awali dengan Mimpi, Usaha, diakhiri dengan Tekad dan Doa

Melihat ketidakmungkinan dari sisi yang paling memungkinkan, sebagai manusia yang selalu bisa saja menemukan peluang dan jalan keluar yang hanya bermodalkan dengan memejamkan mata untuk terus memikirkan jalan keluar, bukan malah berkutat dalam titik permasalahan.

Manusia merupakan makhluk yang begitu sempurna, memiliki hal-hal tertentu yang tak semua makhluk lain miliki, manusia hanya cukup berpikir apa yang akan ia lakukan kemudian menetapkan sebagai target pencapaian. Dan tetap teguh mengejar apa yang telah ia tentukan tanpa meperdulikan halangan atau hambatan yang akan datang menerpa mimpinya.

Sesederhana itukah? Jelas ini bukan sekedar omong kosong. Sudah menjadi rahasia umum bagaimana kisah-kisah manusia diluar sana mejalani hidupnya untuk mencapai apa yang telah menjadi mimpinya. Mereka mempunyai impian, menentukan target dan tetap focus dengan apa yang menjadi impiannya tanpa memperdulikan masalah yang akan menerpa mimpinya.

Manusia lain yang menganggap kesuksesan yang orang lain dapatkan tidak akan terjadi pada hidupnya adalah contoh manusia-manusia yang tidak memeliki rasa kepercayaan dalam dirinya, jelas kita adalah manusia yang sama, sama seperti manusia-manusia yang menggapai kesuksesan mereka dengan gemilang. Yang menjadi perbedaan hanya terletak apakah kita benar-benar mempunyai kepercayaan dan mau berusaha menggapai mimpi-mimpi yang telah kita buat.

Begitu besar anugrah yang manusia miliki, jadi berhentilah mencari-cari alasan terhadap diri sendiri. Contoh sederhana bagaimana seorang bernama Uwais al Qorni menggendong ibunya untuk melaksanakan perintah haji dengan berjalan kaki dari yaman menuju ke mekkah. Yang pada saat itu memerlukan waktu berhari-hari untuk sampai. Menanggapi permintaan ibunya yang ingin melaksanakan perintah haji Uwais al Qorni membeli seekor anak sapi yang ia gunakan untuk melatih dirinya demi memenuhi apa yang menjadi impian ibunya dan sekaligus menjadi impiannya sendiri untuk menjadi anak yang selalu berbakti kepada ibunya.

Setiap hari Uwais al Qorni menaiki dan menuruni bukit dengan menggendong anak sapi tersebut. Semakin hari semakin berat pula beban anak sapi itu, dan itu berlangsung selama delapan bulan. Ia tidak memperdulikan ejekan orang-orang yang menganggap ia adalah seorang yang gila. Yang ada dibenaknya hanyalah bagaimana ia tetap pada pendiriannya untuk membawa ibunya untuk menunaikan perintah haji. Sampai pada hari dimana musim haji telah tiba, Uwais al qorni mulai mengendong ibunya dan melakukan perjalanan dari Yaman menuju Mekkah dengan berjalan kaki. Sampai akhirnya ia berhasil dan membawa ibunya pulang dengan selamat.

indah bukan? image bay pernikdunia.com
Kisah ini bukan hanya berkisah bagaimana sang anak berbakti kepada ibunya, atau bukan hanya bercerita bagaimana seorang anak memenuhi perintah ibunya. Tapi jauh dari itu, manusia yang memiliki impian tertentu, kemudian teguh dengan apa yang menjadi impiannya terus berusaha tanpa memperdulikan halangan yang datang, sampai pada akhirnya ia berhasil dan menggapai apa yang menjadi impiannya.

Berawal dari mimpi, usaha dan di akhiri dengan tekad dan doa. Ubahlah padangan kita terhadap dunia jika memang itu perlu dilakukan, jadilah manusia yang berani bermimpi, bayangkan apa yang akan menjadi resiko terbesar, dan mulailah dengan hal yang paling sederhana dalam mewujudkan mimpi. Terus berusaha, penuhi usaha dengan tekad dan akhiri dengan doa. Tidak ada hal yang tak mungkin jika kita terus percaya, percayalah.

Dengan nama Allah, mudah-mudahan tulisan ini bisa menjadi pesan yang mengubah cara pandang kita terhadap kehidupan, dan bisa memulai apa yang sebenarnya menjadi impian terbesar kita, dan tetap teguh menggapainya. Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca pesan ini.

Baca Juga : Catatan lain

Bicara persepsi dan pola pikir, masyarakat ekonomi menengah kebawah berdoa bersama


image : dreamstime.com

Sulit akan keadaan #ekonomi seringkali membuat kita berfikir pendek, hanya memikirkan bagaimana menjadi kaya lebih cepat, dengan melakukan tindakan yang dianggap jalan pintas menuju kaya dan kesuksesan dengan waktu yang singkat, mulai dengan mengikuti kegiatan MLM, Money Game, atau apalah yang menjanjikan para penganutnya kekayaan dengan waktu yang sesingkat-singkatnya.

Tanpa kita sadar bahwa untuk menjadi kaya dan sukses itu butuh perjuangan dan usaha yang tidak mudah, banyak hal yang mesti dilaluli, banyak cobaan yang harus dihadapi, namun, kita seringkali mengabaikan hal tersebut. Buka pikiran dan renungkan kembali.

Serius ingin mengubah hidup? Cobalah belajar memperhatikan hal hal yang kecil yang di anggap sepele, mulai dengan memanfaatkan waktu luang yang kita punya, dan cobalah untuk memanfaatkan apa yang kita miliki hari ini, jangan pernah mengulur-ngulur waktu untuk menunggu waktu yang otak kita anggap sebagai waktu yang tepat.

Ubah cara pandang kita yang salah terhadap ekonomi. Cara pandang kita terhadap ekomomi seringkali keliru, dan bahkan salah penepatan. Sebagai masyarakat menengah kebawah kita seringkali memperioritaskan kengiatan atau tindakan yang sama sekali tidak memberikan dampak yang baik terhadap ekonomi kita dan bahkan bisa cenderung menjatuhkan keadaan ekonomi kita.

Namun kita kita tidak sadar dan tak paham, sehingga kita hanya bisa menyalahkan keadaan yang sama sekali tak bersalah dalam kasus ini. Ada beberapa point seharusnya kita perhatikan sebagai masyarakat ekonomi menengah kebawah, sehingga kita tidak lagi terjerumus dilubang yang salah dalam waktu yang lama.

1. Penetapan prioritas yang salah terhadap ekonomi Sebagai masyarakat menegah kebawah, kita kadang salah dalam hal penetapan prioritas ekonomi, yang mana seharusnya hal itu berdampak baik untuk kegiatan ekonomi kita. Sebagai contoh kecil, kita seringkali mengutamakan menabung daripada meningkatkan atau membangun bisnis.
Mulai sekarang mari kita sama sama belajar untuk memperhatikan apa yang sebenarnya penting dan bisa berdampak baik terhadap ekonomi kita.

2. Berhenti belajar dan takut akan perubahan Point yang kedua ini sulit untuk diubah, pahamkan maksud saya? masyarakat ekonomi menengah kebawah takut akan perubahan, mengapa demikian? cepat merasa puas, ya karna sebagian masyarakat ekonomi menegah kebawah, cepat merasa puas dengan apa yang telah dicapai, dan takut bergeser beberapa sentipun dari lokasi yang membuat mereka nyaman, dan itulah yang akhirnya membuat kita hanya bisa jalan ditempat yang sama dalam waktu yang tidak ditentukan.

3. Ragu akan target dan mimpi Pesimis dangan apa yang telah di tetapkan sebagai acuan untuk mengejar target dan mimpi, juga merupakan penyakit yang sering menjangkiti otak kita, kita merasa kalah sebelum berperang, takut bermimpi, merasa tak pantas, buanglah persepsi itu, dan mulai belajar optimis terhadap mimpi.

4. Prilaku konsumtif yang salah Kata "keinginan" dan "kebutuhan", cukup untuk menggambarkan hal sederhana dari prilaku konsumtif yang salah yang terjadi dikehidupan kita sebagai masyarakat ekonomi menengah kebawah, kita seringkali mengutamakan apa yang menjadi keinginan kita daripada apa yang menjadi kebutuhan pokok kita, dan itulah faktanya.

5. Bekerja hanya untuk uang Bekerja hanya untuk uang, tanpa memikirkan rencana membangun bisnis atau invetasi dalam bentuk apapun, juga merupakan hal yang menghambat pertumbuhan ekonomi kita. Mulai sekarang marilah kita berpikir bijak terhadap apa yang kita punya, dan mengalokasikannya dengan sebaik-baiknya.

Berdoalah Jika semua upaya telah kita lakukan, semua kiat telah kita terapkan, hal yang terakhir yang harus kita lakukan adalah berdoa dan menyerahkan semuanya kepada Allah, atas segala upaya dan usaha yang kita lakukan. dan berharap kita bisa menjadi bangsa yang jauh dari kata kriminal akibat tingkat kemiskinannya yang tinggi. Amin.

My Own Way, Tugas kita meyakinkan Tuhan bahwa kita pantas, bukan meyakinkan manusia

Dreams and dreaming, image by english-online.at
Masih jelas teringat sewaktu kelas 1 SD dulu nyaris tidak naik kelas gara-gara jumlah merah yang banyak. Untung di Catur Wulan ketiga merahnya turun menjadi dua; jumlah minimal mau naik kelas. Naik SMP dan SMA, saya bukan siswa yang terbaik dikelas walaupun masuk 10 besar. Masuk S1, wah, banyak teman-teman sekelas yang IPKnya lebih tinggi. IPK saya buat cum laude aja nggak cukup.

Yang ingin saya sampaikan adalah terkadang kita membandingkan diri kita dengan teman sekelas, sekampus, atau setempat kerja. Jelas sekali terlihat bahwa kita bukan yang terbaik; banyak yang otaknya atau kemampuannya jauh diatas kita. Kalaulah ada sebuah kesempatan datang, kita langsung berpikir bahwa mereka-mereka yang terbaik inilah yang akan menang, terpilih atau mendapatkan kesempatan itu duluan.

Tapi, kita jangan lupa juga bahwa yang memenangkan sebuah pertempuran terkadang bukanlah yang terkuat. Dipertandingan sepak bola, tim yang di penuhi pemain kelas dunia dengan bayaran gaji yang besar bisa saja kalah dengan tim yang biasa saja. Kita tidak pernah menyangka kalau seorang perempuan yang dilarang bersekolah di Pakistan akan memenangkan sebuah Noble Prize Internasiona, mengalahkan pemimpin-pemimpin terkemuka di berbagai negara. Cerita ini bisa terus dan terus jika berlanjut jika mau.

Seorang teman dekat saya pernah bilang, "Sebuah kemajuan yang dilakukan oleh orang lain bukan berarti sebuah kegagalan bagimu". Kita sering membandingkan apa yang kita miliki atau yang telah kita lakukan dengan apa yang dimiliki dan dilakukan oleh orang lain. Disaat kita lebih rendah atau lebih sedikit, biasanya langsung ciut, minder, dan lain-lain sampai kadang ada perasaan iri.

Setiap orang punya jalan hidupnya sendiri. jauh sebelum kita lahir kedunia, semua catatan hidup kita sudah diselesaikan Allah, dari lahir sampai kita meninggal nanti, Kita hanya perlu berusaha sebaik mungkin, tekun, disiplin, dan kerja keras untuk hal yang kita ingin capai. Tidak perlu pikirkan kalau teman atau saingan kita yang lain lebih baik atau tidak dari kita kalau itu membuat kita merasa lemah.

Rencanakan semuanya dengan baik. Buat persiapan sematang mungkin. Perhitungkan kemampuan diri dan semua kemungkinan yang bisa dilakukan agar bisa terus memperbaiki kualitas diri. Pelajari hal-hal yang bisa menambah nilai pribadi. Banyak membaca dan belajar dari pengalaman orang lain. Akui kelemahan yang dimiliki, namun terus mencari solusi untuk menutupinya dengan jalan lain.

Sibuk mengkhawatirkan diri tentang kalah atau menang, gagal, atau berhasil, kadang membuat kita lama berhenti. Lebih baik fokuskan semua yang dimiliki untuk berjuang meraih apa yang diimpikan.

Tanamkan dalam diri, "Mungkin banyak yang lebih baik dari saya, tapi saya akan tunjukkan apa yang membuat saya lebih baik dari mereka. I wiil keep moving forward. No matter what it takes. I will keep on trying. I have my own way. I have my own way.

Itu yang selalu saya tanamkan ke diri sendiri ketika melamar beasiswa S2 dan S3 lalu. Makanya, saya bisa bertahan sampai akhir dan bisa meraihnya. Tugas kita bukan untuk meyakinkan manusia, melainkan meyakinkan Allah kalau kita pantas untuk mendapatkan sesuatu yang diimpikan itu.

@01_budi @sdsafadg

**Dibagikan ulang dari tulisan  Budi Waluyo dari akun Facebooknya pada tanggal 12 Desember 2015 pukul 11.21. Semoga bermanfaat dan bisa menjadi penyemangat kita dalam mengejar apa yang selama ini kita impikan.**

Bekerja Bersama Hati, Kita ini Insan Bukan Se-ekor Sapi

Zona Nyaman, Ost. Filososfi Kopi 2 Ben dan Jody dari Fourtwty Image by : Indonesiashow.biz

Sore hari tepat pada hari kemerdekaan indonesia ke 72, aku enggan berpindah dari tempat dimana aku duduk melamun. Memikirkan hal-hal yang telah aku lewati, hari-hari yang telah aku lalui. Aku sadar apa yang selama ini aku pikirkan hanyalah bagaimana aku harus terus bekerja dan bisa memenuhi isi perutku dengan nasi. Yaa begitu deh, kalo udah mengikuti jejak orang-orang kebanyakan. Hari hari cuma diisi dengan kegiatan yang membosankan, yang ada di kepala hanya bagaimana memikirkan cara agar hari ini tidak lapar.

Mimpi, ah sudahlaah. Mimpi hanya untuk mereka yang beruntung mempunyai kesempatan waktu untuk merealisasikannya. Beda sama kenyataan yang tengah aku alami. Pernah bermimpi? Yaaa aku pernah bermimpi, namun mimpi itu perlahan hilang entah kemana seiring berjalannya waktu. Belum lagi doktrin orang tua “kerja ya dapet duit”. Itu harus dikejar walaupun harus menekan perasaan kalau sebenarnya kita sama sekali nggak nyaman sama pekerjaannya. Pokoknya kerja aja.

Iseng-iseng browsing di internet, liatin youtube. Nemu video sountracknya filosofi kopi 2 Zona Nyaman, yang di bawain sama fourtwnty. Awalnya biasa, namun setelah masuk keliriknya kok berasa sedang diceramahin ya. Seolah si vocal lagi ngomongin dan ngarahin cara hidupku. “jangan kebanyakan ngejar materi kalau sebenarnya yang sekarang aja udah cukup, apalagi merasa tertekan ngejalaninnya, ingat kita itu manusia bukannya sapi yang udah terdoktrin kerja untuk makan”.

Memang kalo di ingat-ingat lagi, dunia kerja yang sedang aku jalani saat ini sangat menyita waktu, dan jarang banget bisa meluangkan waktu untuk teman, dan keluarga. Setiap hari harus selalu menyiapkan tenaga untuk kerja selama delapan jam. Dulu pernah berpikir buat mulai usaha sendiri biar nggak terdikte waktu kerja perusahaan, namun kebentur masalah modal. Jadinya niat untuk usaha aku urungkan. Nah, ini lirik lagu Zona nyaman yang ngenak banget (menurut aku).

Pagi ke pagi, ku terjebak di dalam ambisi
Seperti orang-orang berdasi yang gila materi
Rasa bosan, membukakan jalan mencari peran
Keluarlah dari zona nyaman

Sembilu yang dulu biarlah berlalu
Bekerja bersama hati, kita ini insan bukan seekor sapi
Sembilu yang dulu biarlah membiru
Bekarya bersama hati

Waktu ke waktu
Perlahan kurakit egoku, merangkul orang-orang yang mulai sejiwa denganku
Ke BM an, membukakan jalan mencari teman
Bergeraklah dari zona nyaman

Sembilu yang dulu biarlah berlalu
Bekerja bersama hati, kita ini insan bukan seekor sapi
Sembilu yang dulu, biarlah membiru
Berkarya bersama hati

Diam dan mati milik dia
Yang tak bisa berdiri, berdiri
Diam dan mati milik dia
Yang tak bisa berdiri, berdiri dikakinya sendiri

Sembilu yang dulu biarlah berlalu
Bekerja bersama hati, kita ini insan bukan seekor sapi
Sembilu yang dulu, biarlah membiru
Bekarya bersama hati, kita ini insan bukan seekor sapi
Tanamkan pesanku agar tak keliru
Bekerja bersama hati
Walaupun tidak langsung mengambil keputusan untuk meninggalkan pekerjaan yang sekarang, setidaknya aku sadar akan sebuah perencanaan untuk mewujudkan apa yang sebenarnya menjadi panggilan jiwa. Yaa setidaknya mempersiapkan langkah langkah yang seharusnya aku ambil agar aku lebih bisa menikmati hidup. Tidak selalu harus terdikte dengan apa yang tidak aku senangi.

Baca Juga : Old Man Finger

Buat yang penasaran sama lagunya bisa langsung nyari diyoutube, langsung dengerin sendiri lagunya. Mungkin itu deh, makasih udah mau ngeluangin waktu buat baca tulisan ini.

Senang Menikmati Waktu Sendiri Adalah Ciri Manusia Kreatif, Ini Penjelasannya

Gambar : dari deviantart.com

Tipe orang yang senang menghabiskan waktunya sendiri bukan berarti tipe orang yang tak memiliki jiwa sosisialisasi atau tidak memiliki teman untuk berbagi, bisa jadi mereka adalah tipe orang yang fokus akan hal-hal yang mereka anggap sebagai prioritas hidup mereka. Atau bahkan mereka adalah tipe orang yang berpikir tenang dan tegas dalam memutuskan masalah tanpa ada intervensi atau tekanan dari orang orang yang ada disekitar mereka.

Bukan cuma itu saja, orang senang menghabiskan waktunya sendiri bisa jadi lebih kreatif dalam beberapa hal daripada orang orang yang lebih sering menghabiskan waktunya dengan banyak orang. orang yang biasanya sering menghabiskan waktunya dia akan terlihat lebih tenang dalam sikap dan perbuatan, meraka cenderung lebih fokus akan masalah yang sedang mereka hadapi.

Berikut alasan dan penjelasan orang yang senang menghabiskan waktunya sendiri itu lebih kreatif dan kuat.

Orang yang senang menghabiskan waktunya sendiri rasa percayanya lebih tinggi

Kebiasaan menghabiskan waktu sendirian dapat menambah rasa percaya diri, ketika banyak orang memutuskan masalah berdasarkan pandangan orang yang ada disekitarnya, orang yang senang menghabiskan waktunya sendiri jauh lebih percaya diri dalam memutuskan masalahnya sendiri, secara logis, masuk akal, dan dapat dipertanggungjawabkan. nah, mulai sekarang cobalah habiskan waktu sendiri dan belajar berfikir tenang.


Gambar : dari google.com

Tingkat produktivitas yang tinggi


Ketika kita sedang atau berada disekeliling orang orang dan sibuk akan situasinya kita akan mudah terganggu dan melupakan apa yang seharusnya menjadi prioritas utama dalam kehidupan. Berbeda dengan orang yang biasa menghabiskan waktunya sendiri, mereka akan selalu berpikir mana hal yang menjadi subjek penting untuk keberlangsungan hidup mereka, mulai dari memikirkan kebutuhan hidup sehari-hari, kesejangan ekonomi yang baik, sampai prinsip ekonomi dan perencanaan ekonomi untuk hidup mereka.


Orang yang senang menghabiskan waktunya sendiri lebih kuat dan kreatif


Mungkin kita semua tahu bahwa dari setiap diri kita terdapat sisi kreatifitas yang berbeda, namun jika kita tidak menggali atau meningkatkan sisi kreatifitas itu kita tidak akan tahu apa yang sebenarnya menjadi keunggulan dan potensi diri. berbeda dengan orang yang biasa menghabiskan waktu mereka sendiri, mereka akan paham apa yang ada pada diri mereka, kemudian berangkat untuk meningkatkan sisi kreatifitasnya, tak sampai disitu, mereka akan tetap kuat dan fokus meningkatkan potensinya, sabar akan hal-hal yang terjadi, tanpa ada singgungan atau intervensi dari orang orang disekitar mereka. 

Kreatifitas itu akan tubuh dan terus meningkat dari waktu-waktu yang mereka habiskan untuk mengasah keterampilan yang ada pada diri mereka. Dan tentu ini juga akan melatih jiwa mereka semakin kuat.

Nah sekarang udah pahamkan kenapa orang-orang biasa sendiri itu jiwa kreatifitasnya lebih tinggi, tapi jangan lupa untuk membagi waktu buat orang oran yang ada disekitar kita juga. karna biarbagaimanapun kita tetap manusia yang pasti dan akan memerlukan manusia lain.


Semoga bermanfaat!

11/28/2024

7 Kebiasaan yang Diam-Diam Mengikis Kepercayaan Diri


Kepercayaan diri adalah aset yang berharga dalam menjalani kehidupan. Namun, tanpa disadari, banyak kebiasaan sehari-hari yang dapat merusak rasa percaya diri kita. Kebiasaan ini sering kali terlihat sepele, tetapi dampaknya sangat besar terhadap cara kita memandang diri sendiri dan berinteraksi dengan dunia sekitar. Artikel ini akan membahas secara mendalam kebiasaan-kebiasaan yang membuat kita tidak percaya diri, sekaligus memberikan solusi untuk mengatasinya.

1. Membandingkan Diri dengan Orang Lain

Kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain adalah salah satu penyebab utama hilangnya kepercayaan diri. Media sosial sering menjadi pemicu utama kebiasaan ini, di mana kita melihat kesuksesan, kebahagiaan, atau pencapaian orang lain yang terlihat sempurna.

Dampak:
Anda merasa tidak cukup baik.
Fokus Anda beralih dari potensi diri sendiri ke pencapaian orang lain.

Solusi:
Fokus pada kemajuan pribadi Anda, bukan orang lain.
Kurangi penggunaan media sosial jika itu membuat Anda merasa minder.

2. Overthinking atau Terlalu Banyak Berpikir

Terlalu banyak berpikir atau overthinking dapat membuat Anda ragu terhadap keputusan atau tindakan yang sudah Anda ambil. Akibatnya, Anda sering merasa tidak percaya diri untuk melangkah maju.

Contoh:
"Apakah saya cukup baik untuk pekerjaan ini?"
"Bagaimana jika orang lain menilai saya buruk?"

Solusi:

Latih pola pikir positif dengan menuliskan hal-hal yang sudah Anda capai.
Jangan terlalu lama menganalisis; ambil tindakan kecil untuk melangkah maju.

3. Menghindari Tantangan

Menghindari tantangan atau zona yang tidak nyaman adalah kebiasaan lain yang menghambat perkembangan kepercayaan diri. Ketika Anda selalu bermain aman, Anda kehilangan kesempatan untuk tumbuh dan belajar dari pengalaman.

Dampak:
Tidak berkembangnya keterampilan baru.
Rasa takut terhadap kegagalan semakin besar.

Solusi:

Mulailah dengan tantangan kecil yang dapat Anda taklukkan.
Ingat bahwa kegagalan adalah bagian dari proses belajar.

4. Berbicara Negatif kepada Diri Sendiri

Pernahkah Anda mengatakan kepada diri sendiri, "Saya tidak mampu," atau "Saya pasti gagal"? Kebiasaan berbicara negatif ini secara perlahan akan merusak rasa percaya diri Anda.

Penyebab:
Pengalaman masa lalu yang buruk.
Lingkungan yang kurang mendukung.

Solusi:

Ganti pikiran negatif dengan afirmasi positif, seperti "Saya mampu melakukannya."
Latih diri untuk fokus pada kekuatan dan pencapaian Anda.

5. Tidak Menjaga Penampilan atau Kesehatan

Penampilan dan kesehatan fisik memiliki dampak besar pada rasa percaya diri. Jika Anda mengabaikan penampilan atau kesehatan, Anda cenderung merasa kurang baik tentang diri sendiri.

Contoh:

Kurang tidur, sehingga terlihat lelah dan lesu.
Mengabaikan olahraga atau pola makan sehat.

Solusi:
Mulailah dengan langkah kecil, seperti olahraga ringan 10 menit setiap hari.
Jaga pola makan sehat untuk meningkatkan energi dan suasana hati.

6. Terlalu Bergantung pada Opini Orang Lain

Jika Anda terlalu sering mencari validasi dari orang lain, Anda mungkin merasa tidak percaya diri tanpa pengakuan mereka. Hal ini membuat Anda rentan terhadap kritik atau penolakan.

Dampak:
Sulit mengambil keputusan sendiri.
Merasa minder saat kritik datang.

Solusi:
Latih diri untuk percaya pada keputusan yang Anda buat.
Ingat bahwa tidak semua opini orang lain relevan atau penting.

7. Menunda-nunda atau Prokrastinasi

Menunda pekerjaan atau tanggung jawab dapat menciptakan perasaan bersalah dan stres. Akibatnya, Anda merasa tidak mampu mengelola waktu dengan baik, yang berdampak pada kepercayaan diri.

Penyebab:
Takut gagal.
Kurangnya motivasi.

Solusi:

Gunakan teknik manajemen waktu seperti metode Pomodoro.
Pecah tugas besar menjadi langkah-langkah kecil yang lebih mudah dikelola.
Cara Menghentikan Kebiasaan yang Merusak Kepercayaan Diri

Kenali Pola Kebiasaan Anda:
Refleksikan kebiasaan buruk yang sering Anda lakukan dan dampaknya pada kepercayaan diri Anda.

Ubah Lingkungan Anda:
Kelilingi diri dengan orang-orang yang mendukung dan memberi energi positif.

Tetapkan Tujuan yang Realistis:
Fokus pada pencapaian kecil untuk membangun momentum.

Praktikkan Self-Compassion:
Maafkan diri sendiri atas kesalahan, dan lihat itu sebagai peluang belajar.

Cari Bantuan Profesional Jika Dibutuhkan:
Jika kebiasaan buruk sudah terlalu mengakar, jangan ragu untuk mencari bantuan psikolog atau konselor.

Kesimpulan

Kebiasaan buruk sering kali menjadi akar dari rasa tidak percaya diri. Dengan menyadari dan mengganti kebiasaan-kebiasaan ini, Anda dapat membangun kembali kepercayaan diri yang kokoh dan menjalani hidup dengan lebih bersemangat. Ingatlah, kepercayaan diri adalah keterampilan yang dapat dilatih, bukan sesuatu yang lahir secara alami.

Mulailah dari sekarang, dan rasakan perubahan besar dalam hidup Anda!

Langkah Mudah Menjadi Orang yang Selalu Percaya Diri: Kunci Sukses dan Kebahagiaan


Kepercayaan diri adalah aset penting yang memengaruhi hampir setiap aspek kehidupan, baik itu dalam hubungan, karier, maupun pengambilan keputusan. Namun, banyak orang merasa kesulitan untuk memupuk rasa percaya diri yang kokoh. Artikel ini akan membahas langkah-langkah praktis yang dapat Anda lakukan untuk menjadi pribadi yang selalu percaya diri, dilengkapi dengan tips nyata, studi kasus, dan motivasi agar Anda dapat mengubah cara pandang dan menjalani hidup dengan penuh keyakinan.
 

Mengapa Kepercayaan Diri Penting?

Sebelum memulai perjalanan meningkatkan kepercayaan diri, penting untuk memahami manfaatnya:
Meningkatkan Kinerja: Orang yang percaya diri cenderung lebih produktif dan berprestasi.
Memperbaiki Hubungan: Kepercayaan diri memungkinkan Anda untuk menjalin hubungan yang sehat dan saling menghormati.
Mengurangi Stres: Dengan kepercayaan diri, Anda tidak mudah cemas atau ragu menghadapi tantangan.

Kepercayaan diri adalah modal utama untuk menjalani hidup dengan keberanian dan optimisme.

Langkah 1: Kenali Diri Anda

Kepercayaan diri bermula dari pemahaman diri. Anda perlu mengetahui siapa Anda, apa kekuatan Anda, dan di mana kelemahan Anda.

Cara Memulai:
Lakukan refleksi diri dengan menulis jurnal.
Buat daftar kelebihan dan pencapaian Anda, sekecil apa pun itu.
Identifikasi hal-hal yang membuat Anda merasa kurang percaya diri.

Contoh Nyata:
Andi selalu merasa minder saat berbicara di depan umum. Setelah mengenali bahwa kelemahannya adalah kurang latihan, dia mulai mengikuti kelas public speaking untuk mengasah keterampilannya.

Langkah 2: Ubah Pola Pikir Negatif

Pikiran negatif sering menjadi penghalang utama dalam membangun kepercayaan diri.

Tips Mengatasi Pikiran Negatif:
Gunakan Afirmasi Positif: Katakan pada diri sendiri hal-hal baik setiap hari, seperti "Saya mampu melakukannya."
Berhenti Membandingkan Diri: Fokus pada kemajuan Anda sendiri tanpa membandingkan diri dengan orang lain.
Berikan Apresiasi pada Diri Sendiri: Rayakan setiap keberhasilan, sekecil apa pun.

Studi Kasus:
Mila merasa dirinya tidak cukup baik di tempat kerja. Setelah mengubah pola pikir dan mulai menghargai usahanya, dia menjadi lebih percaya diri dan produktif.

Langkah 3: Tingkatkan Kemampuan Anda

Kepercayaan diri seringkali lahir dari kompetensi. Ketika Anda merasa terampil dalam sesuatu, Anda secara alami menjadi lebih yakin.

Cara Mengembangkan Kemampuan:
Ikuti kursus atau pelatihan di bidang yang Anda minati.
Baca buku atau artikel untuk memperluas pengetahuan.
Praktikkan keahlian Anda secara konsisten.

Contoh Inspirasi:
Rina merasa gugup saat diminta memimpin proyek. Dengan mengikuti pelatihan manajemen proyek, ia menjadi lebih percaya diri dalam mengambil peran tersebut.

Langkah 4: Perbaiki Bahasa Tubuh Anda

Percaya diri dapat terlihat dari cara Anda membawa diri. Postur yang baik, kontak mata, dan senyuman adalah bahasa tubuh yang mencerminkan keyakinan diri.

Latihan Sederhana:
Berdiri dengan punggung tegak dan bahu rileks.
Lakukan kontak mata dengan lawan bicara.
Berlatih tersenyum, bahkan pada situasi yang menegangkan.

Hasil yang Terlihat:
Seseorang dengan bahasa tubuh yang percaya diri sering dianggap lebih kompeten dan menarik perhatian positif dari orang lain.

Langkah 5: Atasi Rasa Takut akan Kegagalan

Rasa takut gagal adalah musuh utama kepercayaan diri. Orang yang percaya diri memahami bahwa kegagalan adalah bagian dari proses belajar.

Cara Mengatasi Ketakutan:
Ubah cara pandang terhadap kegagalan sebagai kesempatan untuk belajar.
Fokus pada proses, bukan hasil.
Mulailah dengan langkah kecil untuk membangun keberanian.

Kutipan Inspiratif:
"Kegagalan bukan akhir dari segalanya, melainkan batu loncatan menuju kesuksesan."

Langkah 6: Kelilingi Diri dengan Orang Positif

Lingkungan yang mendukung dapat membantu Anda merasa lebih percaya diri. Teman-teman yang positif akan memberikan semangat dan membantu Anda melihat potensi terbaik dalam diri Anda.

Cara Memilih Lingkungan yang Tepat:
Hindari orang-orang yang suka mengkritik secara berlebihan.
Cari komunitas yang mendukung perkembangan diri Anda.
Belajar dari orang-orang yang sudah percaya diri.


Langkah 7: Latih Keberanian Anda Secara Bertahap

Kepercayaan diri tidak muncul dalam semalam. Dibutuhkan keberanian untuk terus melangkah keluar dari zona nyaman.

Cara Latihan:
Coba lakukan hal-hal kecil yang membuat Anda merasa tidak nyaman, seperti berbicara dengan orang baru.
Dokumentasikan keberhasilan Anda untuk memotivasi diri di masa depan.

Contoh:
Doni takut mempresentasikan ide di depan kolega. Dia mulai melatih dirinya dengan berbicara di kelompok kecil, hingga akhirnya percaya diri di rapat besar.

Langkah 8: Fokus pada Solusi, Bukan Masalah

Orang yang percaya diri cenderung fokus pada solusi daripada terjebak dalam masalah. Sikap ini membuat mereka lebih proaktif dan tangguh menghadapi tantangan.

Latihan:
Jika menghadapi masalah, tulis daftar kemungkinan solusinya.
Pilih satu solusi yang paling masuk akal, dan segera ambil tindakan.

Langkah 9: Rawat Diri dan Tampil Menarik

Penampilan bukan segalanya, tetapi merawat diri dapat meningkatkan rasa percaya diri Anda. Ketika Anda merasa baik secara fisik, mental Anda juga ikut terpengaruh positif.

Tips Merawat Diri:
Lakukan rutinitas perawatan diri, seperti olahraga dan menjaga kebersihan.
Pilih pakaian yang nyaman dan sesuai dengan kepribadian Anda.

Langkah 10: Tetapkan Tujuan yang Realistis

Kepercayaan diri tumbuh saat Anda berhasil mencapai tujuan-tujuan kecil.

Cara Menetapkan Tujuan:
Gunakan metode SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound).
Evaluasi kemajuan Anda secara berkala.

Motivasi:
Setiap pencapaian kecil akan menjadi bukti bahwa Anda mampu, yang pada akhirnya memperkuat kepercayaan diri Anda.

Kesimpulan

Menjadi orang yang selalu percaya diri adalah proses yang membutuhkan dedikasi, latihan, dan kemauan untuk terus berkembang. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat membangun kepercayaan diri yang kokoh dan menjalani hidup dengan penuh semangat.

Aksi Nyata:
Pilih satu langkah yang ingin Anda fokuskan minggu ini.
Dokumentasikan perubahan yang Anda rasakan dalam jurnal harian.

Kepercayaan diri adalah perjalanan seumur hidup. Mulailah dari sekarang, dan jadilah versi terbaik dari diri Anda!

11/27/2024

Kepribadian: 10 Ciri Orang yang Selalu Percaya Diri


Percaya diri adalah salah satu kunci kesuksesan dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari karier hingga hubungan pribadi. Namun, tidak semua orang memahami apa saja tanda-tanda dari seseorang yang memiliki kepercayaan diri yang kuat. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam ciri-ciri orang yang selalu percaya diri dan bagaimana kita dapat belajar dari mereka untuk meningkatkan kualitas hidup kita.
 

1. Memiliki Pandangan Positif terhadap Diri Sendiri

Orang yang percaya diri memiliki pemahaman yang kuat tentang nilai dan potensi diri mereka. Mereka fokus pada kelebihan mereka tanpa mengabaikan kelemahan. Alih-alih merasa minder, mereka menjadikan kelemahan sebagai peluang untuk berkembang.

Contoh Praktis:
Seorang pekerja yang percaya diri akan menerima kritik sebagai masukan konstruktif, bukan ancaman. Mereka memahami bahwa kesalahan adalah bagian dari proses pembelajaran.
 

2. Berani Mengambil Risiko

Kepercayaan diri membuat seseorang tidak takut untuk melangkah keluar dari zona nyaman. Mereka memahami bahwa risiko adalah bagian dari kehidupan yang harus dihadapi untuk mencapai hal-hal besar.

Studi Kasus:
Seorang pengusaha sukses tidak akan ragu untuk mencoba ide bisnis baru meskipun ada kemungkinan gagal. Mereka melihat kegagalan sebagai langkah menuju keberhasilan.
 

3. Memiliki Komunikasi yang Efektif

Salah satu tanda paling mencolok dari seseorang yang percaya diri adalah kemampuan mereka dalam berkomunikasi. Mereka berbicara dengan jelas, langsung pada intinya, dan menunjukkan empati kepada lawan bicara.

Tips Mengembangkan:
Latih public speaking secara rutin.
Belajar mendengarkan secara aktif agar komunikasi menjadi dua arah.
 

4. Tidak Membandingkan Diri dengan Orang Lain

Orang yang percaya diri fokus pada perkembangan pribadi mereka, bukan pada pencapaian orang lain. Mereka memahami bahwa setiap individu memiliki perjalanan hidup yang berbeda.

Inspirasi:
Alih-alih merasa iri pada kesuksesan teman, mereka justru termotivasi untuk bekerja lebih keras demi tujuan mereka sendiri.
 

5. Mampu Mengelola Emosi

Percaya diri bukan berarti selalu bahagia, tetapi mereka tahu cara mengelola emosi negatif seperti rasa takut atau cemas.

Contoh:
Saat menghadapi tekanan di tempat kerja, mereka mampu tetap tenang dan mencari solusi, bukan panik atau menyalahkan orang lain.
 

6. Terbuka terhadap Kritik

Orang yang percaya diri tidak defensif saat menerima kritik. Mereka melihat kritik sebagai masukan berharga untuk tumbuh dan memperbaiki diri.

Pola Pikir Positif:
"Kritik adalah alat untuk menjadi versi terbaik dari diri saya."
 

7. Mandiri dalam Pengambilan Keputusan

Kepercayaan diri membuat seseorang tidak mudah terpengaruh oleh opini orang lain. Mereka mampu memutuskan apa yang terbaik untuk mereka tanpa merasa ragu.

Sikap yang Dilatih:
Pertimbangkan fakta sebelum membuat keputusan.
Percayai intuisi sebagai panduan dalam memilih.
 

8. Selalu Belajar dan Berkembang

Orang yang percaya diri memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Mereka tidak pernah berhenti belajar, baik dari pengalaman pribadi maupun dari orang lain.

Cara Mempraktikkan:
Membaca buku pengembangan diri.
Mengikuti seminar atau pelatihan untuk meningkatkan keterampilan.
 

9. Punya Postur Tubuh yang Tegap

Percaya diri tidak hanya terlihat dari sikap mental, tetapi juga dari bahasa tubuh. Postur tegap, tatapan mata yang tegas, dan senyuman yang tulus adalah tanda-tanda nyata kepercayaan diri.

Latihan Sederhana:
Berlatih berjalan dengan punggung tegak.
Lakukan kontak mata saat berbicara dengan orang lain.
 

10. Optimis terhadap Masa Depan

Ciri terakhir adalah sikap optimis. Orang yang percaya diri yakin bahwa mereka mampu menghadapi apa pun yang datang di masa depan. Sikap ini membuat mereka lebih tangguh dan tidak mudah menyerah.

Kutipan Inspiratif:
"Percaya diri adalah keyakinan bahwa masa depan yang lebih baik ada di depan mata, asalkan kita mau berusaha."
Kesimpulan

Percaya diri adalah kombinasi dari sikap, kebiasaan, dan cara berpikir yang terus dilatih seiring waktu. Dengan memahami dan menerapkan 10 ciri di atas, Anda juga bisa membangun kepercayaan diri yang kokoh dan menghadapi hidup dengan lebih berani.

Aksi Nyata:
Refleksikan ciri-ciri di atas dalam diri Anda.
Pilih satu atau dua area yang ingin ditingkatkan, lalu mulailah dari langkah kecil.

Semoga artikel ini menjadi inspirasi untuk Anda yang ingin menjadi pribadi yang lebih percaya diri dan sukses!

11/17/2024

Merefleksikan Diri, Kenali dirimu, Dan Pilih Suasana yang Pas untuk merefleksikan diri

Gambar : Refleksikan dirimu
Refleksi diri adalah proses mengenali pikiran, perasaan, dan pengalaman untuk memahami diri secara lebih mendalam. Proses ini membutuhkan ruang dan waktu yang mendukung, sehingga Anda dapat fokus tanpa gangguan. Berikut adalah langkah-langkah untuk merefleksikan diri serta cara menciptakan suasana yang kondusif.

Langkah-langkah Merefleksikan Diri

1. Luangkan Waktu Khusus
Cari waktu yang memungkinkan Anda benar-benar fokus. Idealnya, lakukan di saat Anda tidak tergesa-gesa atau tertekan, seperti di pagi hari sebelum aktivitas dimulai atau di malam hari sebelum tidur.

2. Ajukan Pertanyaan kepada Diri Sendiri
Gunakan pertanyaan pemandu untuk membantu merenung, seperti:
- Apa yang saya rasakan hari ini?
- Hal apa yang saya lakukan dengan baik?
- Apa yang ingin saya perbaiki?
- Apa yang membuat saya bahagia atau tidak nyaman?
- Bagaimana hubungan saya dengan orang-orang di sekitar?

3. Gunakan Media Refleksi
- Menulis Jurnal: Tuliskan pikiran dan perasaan Anda di jurnal atau buku catatan. Ini membantu mengorganisasi pikiran dan merekam proses perkembangan.
- Meditasi atau Doa: Duduk diam dan fokus pada napas atau merenungkan nilai spiritual bisa membantu menyelaraskan pikiran dan perasaan.
- Berbicara pada Diri Sendiri: Kadang berbicara dengan lantang membantu mengklarifikasi pikiran.

4. Tinjau Kembali Pengalaman
Lihat kembali pengalaman yang sudah dilalui. Apa pelajaran yang bisa diambil? Bagaimana Anda bisa melakukan hal yang berbeda jika situasi yang sama terjadi di masa depan?

5. Pahami Pola Diri
Perhatikan pola tertentu dalam pikiran atau tindakan Anda. Misalnya, apakah Anda cenderung mudah merasa stres, terlalu khawatir, atau sering menunda sesuatu? Dengan memahami pola ini, Anda bisa mulai mencari solusi.

6. Tetapkan Niat untuk Perubahan
Berdasarkan refleksi Anda, buatlah rencana kecil untuk berkembang. Misalnya, jika Anda merasa kurang disiplin, tetapkan jadwal harian yang lebih terstruktur.

Menciptakan Suasana yang Tepat untuk Refleksi

1. Pilih Tempat yang Tenang
Carilah tempat yang bebas dari gangguan, seperti kamar tidur, taman, atau ruang meditasi. Suasana tenang membantu Anda fokus pada pikiran tanpa terganggu.

2. Atur Pencahayaan
Pencahayaan yang redup atau alami sering menciptakan suasana yang nyaman untuk refleksi. Hindari cahaya yang terlalu terang atau mengganggu.

3. Gunakan Musik atau Suara Alam
Dengarkan musik instrumental atau suara alam seperti air mengalir, hujan, atau burung berkicau. Suara ini bisa membantu menenangkan pikiran.

4. Buat Area Nyaman
Gunakan kursi, bantal, atau alas duduk yang nyaman. Jika refleksi dilakukan sambil menulis, pastikan meja Anda rapi dan tidak penuh barang.

5. Siapkan Minuman Hangat
Teh herbal atau segelas kopi dapat menjadi teman refleksi yang menenangkan. Ini membantu menciptakan suasana santai dan mendukung proses berpikir.

6. Matikan Gangguan Elektronik
Jauhkan diri dari ponsel, notifikasi, atau perangkat elektronik yang bisa mengalihkan perhatian Anda.

7. Gunakan Aromaterapi
Lilin aromaterapi atau diffuser dengan minyak esensial seperti lavender atau chamomile dapat membantu menciptakan suasana yang menenangkan.

Kapan Waktu Terbaik untuk Refleksi?

- Pagi Hari: Pagi yang tenang cocok untuk menetapkan niat harian atau memulai hari dengan pikiran yang jernih.
- Sore atau Malam Hari: Gunakan waktu ini untuk merenung tentang aktivitas dan pengalaman hari itu.

Manfaat Refleksi Diri

- Memahami emosi dan pola pikir dengan lebih baik.
- Menemukan solusi untuk masalah yang dihadapi.
- Meningkatkan kesadaran diri dan hubungan dengan orang lain.
- Membantu merancang langkah-langkah untuk pengembangan diri.

Dengan refleksi yang rutin dan suasana yang tepat, Anda akan mampu menghadapi hidup dengan lebih bijaksana, tenang, dan terarah.

Baca Juga : Siapa dirimu?


Siapa dirimu? : Perjalanan Menemukan Jati Diri, Hobi, Tujuan, dan Menentukan Masa Depan


Gambar: Siapa aku?
Mengenali diri sendiri
adalah proses mendalam yang melibatkan refleksi, eksplorasi, dan pemahaman akan siapa kita sebenarnya. Perjalanan ini tidak hanya membantu kita memahami kepribadian dan nilai-nilai yang kita pegang, tetapi juga membuka jalan untuk menentukan hobi, tujuan, dan arah masa depan. 

Berikut adalah langkah-langkah praktis dan reflektif untuk memulai perjalanan ini.

1. Mulai dari Refleksi Diri

Refleksi diri adalah langkah pertama untuk mengenal jati diri. Luangkan waktu untuk merenung tentang hidup Anda sejauh ini. Beberapa pertanyaan yang bisa dijadikan panduan:

- Apa yang membuat saya bahagia?
- Hal apa yang membuat saya merasa bangga pada diri sendiri?
- Apa saja nilai-nilai yang saya pegang dalam hidup?

Gunakan jurnal untuk mencatat pikiran dan perasaan Anda. Menulis membantu mengorganisasi pikiran dan memberikan sudut pandang baru terhadap pengalaman Anda.

2. Identifikasi Minat dan Hobi

Hobi sering mencerminkan siapa kita dan apa yang kita sukai. Jika Anda belum yakin apa yang menjadi hobi, cobalah:

- Eksperimen dengan Hal Baru: Cobalah aktivitas baru seperti memasak, melukis, olahraga, atau menulis.
- Kenali Pola Kebiasaan: Perhatikan aktivitas apa yang sering Anda lakukan di waktu luang.
- Gunakan Alat Bantu: Tes minat atau aplikasi dapat membantu menemukan minat baru.
Catatan: Jangan takut mencoba sesuatu yang terasa sulit pada awalnya. Terkadang, minat baru ditemukan melalui keberanian mencoba.

3. Temukan Tujuan Hidup

Tujuan hidup adalah kompas yang membantu Anda bergerak ke arah yang benar. Berikut adalah langkah-langkah untuk menemukan tujuan:

- Tinjau Nilai Pribadi: Apa yang penting bagi Anda? Keluarga, karier, kreativitas, atau kontribusi sosial?
- Tanyakan Diri Anda: Apa yang ingin saya capai dalam 5, 10, atau 20 tahun ke depan?
- Visualisasikan Masa Depan: Bayangkan diri Anda di masa depan yang ideal. Apa yang Anda lakukan? Bagaimana perasaan Anda?

Ingat, tujuan hidup tidak harus besar atau muluk. Fokus pada apa yang membuat Anda merasa bermakna.

4. Menghadapi Rintangan dalam Perjalanan

Proses mengenal diri sering kali penuh tantangan. Berikut beberapa cara menghadapinya:

- Jangan Bandingkan Diri dengan Orang Lain: Fokus pada perjalanan Anda, karena setiap orang memiliki keunikan masing-masing.
- Belajar dari Kegagalan: Kegagalan adalah bagian dari proses belajar. Tanyakan pada diri Anda, "Apa yang bisa saya pelajari dari ini?"
- Carilah Dukungan: Berdiskusi dengan teman, mentor, atau bahkan psikolog dapat memberikan perspektif baru.

5. Membuat Rencana Masa Depan

Setelah mengenal diri, langkah berikutnya adalah merancang rencana untuk masa depan. Gunakan pendekatan berikut:

- Tetapkan Tujuan Jangka Pendek dan Panjang: Apa yang ingin Anda capai dalam waktu dekat dan jauh?
- Buat Strategi dan Langkah Nyata: Rencana kecil, seperti belajar keterampilan baru atau membaca buku tertentu, dapat mendukung tujuan besar Anda.
- Evaluasi Berkala: Tinjau perkembangan Anda secara rutin untuk memastikan Anda tetap berada di jalur yang diinginkan.

6. Nikmati Perjalanan

Mengenal diri bukanlah destinasi, melainkan perjalanan seumur hidup. Ada kalanya Anda merasa buntu atau berubah arah, dan itu adalah hal yang wajar. Nikmati setiap prosesnya, karena dari situlah Anda akan tumbuh menjadi versi terbaik diri Anda.

Penutup

Mengenal diri, menemukan hobi, menetapkan tujuan, dan merencanakan masa depan adalah perjalanan yang unik bagi setiap individu. Dengan kesabaran dan ketekunan, Anda dapat menemukan jawaban yang selama ini dicari. Jangan ragu untuk terus mengeksplorasi, belajar dari pengalaman, dan mempercayai proses. Jadilah diri Anda yang sejati, karena dunia membutuhkan keunikan Anda.

Baca Juga : Gaya Busana Muslim: Tren Terbaru, Tips Padu Padan, dan Inspirasi Fashion Islami yang Elegan

3/04/2023

Aku Terbangun Ketika Mereka Telah Jauh didepan, Nyaris Tak Terlihat

mereka nyaris tak terlihat di kala aku terbangun via marriagegems.com
Tak pernah perduli dengan apa yang mereka pikirkan tentang kehidupanku, tak pernah peduli dengan apa yang mereka ucapkan tentang hidupku. Tak pernah mikirkan apa yang mereka terka tentang kepribadianku. Sekilas ucapan mereka merendahkan dan tak jarang menyakitkan. Namun aku tahu, itu tak akan mengangkat derajat mereka dihadapan penguasa semesta. Aku tahu, itu juga tak akan membawa kebaikan bagi mereka.

Aku mungkin terlalu tua untuk menyadari itu, ku caci mereka dalam hati, ku rendahkan mereka dalam catatan dunia hidup. Itu membekas, ya itu membekas dalam hati. Tanggapanku tentang mereka sekarang membuatku rendah di hadapan bayang diriku sendiri. Aku tak sepenuhnya sadar akan penyesalan yang telah aku perbuat. Nyatanya mereka tetap kekal dalam catatan jahat dalam hatiku.

Sulit mengampuni mereka yang telah merendahkanku. Kemana akan ku buang perasaan yang seharusnya tak aku simpan rapi dalam catatan hati. Nama mereka jelas terpahat. Berbalik ke belakang dimana semua dimulai. Kadang ego diri juga tak bisa menyadari bahwa aku telah menerima vonis kejam terhadap mereka. Aku manusia, aku manusia, aku manusia, seonggok daging yang diberi nama. Namun aku tak pernah sadar.

Ada kala waktu, aku tak berani melihat kebelakang, melihat sejarah sendiri, kututup rapat. Tak ada yang mendekat, tak ada yang tahu, bahwa aku menyimpan dendam yang tak terbuang. pernah berharap ini akan terbuang mengalir bagai air sungai yang surut dan pasang mengikuti kegiatan alam yang berlaku. Namun tak mungkin. itu bagai bayang yang mengikuti kala kita mendekati cahaya.

Jujur, itu juga tak akan membuat aku tenang, karna mereka tak mungkin terima jika cacian hati aku tumpahkan ke muka mereka. Aku simpan sampai aku tak tahu kapan aku mati. Dibawah bayang ketakutan, kutulis rapi penyesalan, kusimpan berharap tak akan ada yang tahu jika aku telah jujur dengan diri sendiri. Seketika, tidurku tak tenang, takut jika ada yang tahu dan mencuri kertas yang kutulis, lalu membeberkan ke semua manusia yang hidup di sekitarku. Aku beranjak bangun, seketika ku bakar kertas itu.

Sosok hitam itu datang lagi, dalam mimpi di kala tidur, dalam siang dan malam di kala terjaga. Jalan yang kutempuh ialah terbiasa hidup di dampingi catatan hidup yang kelam itu. hari hari tak bersemangat ku jalani perasaan takut selalu datang tak pernah peduli sesibuk apapun aku. Aku bersimpuh di waktu terendah kehidupanku sendiri. Menangis. Aku adukan semua kepada Allah, ku adukan bahwa mereka telah menghinaku, aku aduhkan bahwa mereka telah merendahkanku. ku sampaikan aku telah rapuh menahan bayang hitam itu. Seketika cerah, semua terang, burung berterbangan, mentari naik di ufuk timur, pagi telah datang.

Aku terbangun, aku terbangun di kala semua sosok gelap itu berubah menjadi nyata, dan telah jauh meninggalkankun. iyaa, aku terbangun dari tidur disaat mereka telah menempuh jalan panjang menuju kebahagiaan hidup mereka. Aku tertinggal.

Aku terlarut dalam kesedihan yang begitu panjang, aku terbangun ketika hampir dipuncak kemenangan. Aku masih di sini, di batas awal perlombaan. Aku ditipu nafsu, aku ditipu penyesalan, aku ditipu kesedihan, aku ditipu untuk terus berputar di awal perlombaan. Aku larut dalam penyesalan.

Sementara meraka sudah jauh didepan, meraka hampir tak terlihat, mereka nyaris tak terlihat. Berusaha tenang dari pelajaran yang telah aku alami, aku tak boleh bersikap bodoh, aku harus tenang menata langkah dan rencana, bukan untuk membalas mereka, tapi untuk melampaui mereka.

Strategi kurancang untuk menghadapi perlombaan, rencana telah kusiapkan, kenang hitam itu juga telah ku bungkus dengan plastik hitam. Kusimpan dalam sangka kematian agar tak dapat pulang. Kusiapkan langkah panjang, ku bangun rencana menang, mereka berbalik dan berkata bahwa mereka memenangkan perlombaan. Aku tak lantas percaya, mereka merancang muslihat agar aku bertahan dan bertanya. Aku tak akan keluh dengan ucapan mereka. Aku terus berjalan. Memulai rencana ketika mereka telah nyaris menang. Ini pengalaman, ini pembelajaran, agak kau tak mudah di tipu saat di perjalanan kelak, sorak nahkoda otak kanan dan kiri ku hampir bersamaan.

Ini realita, ini bukan cerita, ini sungguh pernah aku lewati, dan saat tulisan ini di ketik, di saat itulah aku sadar akan ketertingalanku dalam perlombaan ini. Berharap pengalaman ini bisa jadi pelajaran untukku pribadi dan untuk orang yang membaca tulisan ini. Aku telah sadar sepenuhnya.


06012017 Desakecil

2/12/2023

Ketika detak hati bertanya tentang kemana hidupmu akan kau bawa?

Waktu pagi image by google.com
Senin pagi, matahari cerah menyinari permukaan kota dimana aku berada. Tak ubah seperti lampu yang disusun sejajar rapat untuk menyinari ruangan restoran ditempat aku bekerja. Didalamnya tak ada muka yang terlipat muram akan sebuah masalah. Sama seperti pagi ini di kota, semua muka terlihat bahagia menyambut pagi hari yang begitu cerah. Menurut mereka yang entah siapa, pagi adalah sebuah anugrah yang indah, pikiran dan perasaan akan terasa berbeda di kala pagi.

Sekelompok anak laki-laki berseragam Sekolah Menengah Atas terlihat sibuk mengendarai sepeda motor jenis motor bebek menuju tempat peraduan ilmu. Senyum mereka terlihat polos, seperti tak terlihat kekhawatiran akan masa yang akan mereka lalui. Disudut yang lain, dua orang ibu-ibu terlihat menenteng kantong yang entah apa isinya, dan seolah bercerita tentang apa yang telah suami mereka lakukan sehari sebelumnya.

Sementara aku masih enggan pergi, menyaksikan kesibukan mereka di waktu pagi. Terasa berbeda dengan apa yang aku rasakan dipagi ini. Hati tak berhenti bertanya siapa kau nahkoda hati?

Beberapa hari terakhir ini, tubuh seperti enggan di ajak berdiskusi. Maklum saja, melihat jadwal kerja yang bisa dibilang tidak biasa. Bayangkan saja, diperusahaan tempat aku bekerja memiliki tiga waktu shift berbeda. mulai dari shift pagi yang di mulai dari pukul 07.00 pagi hingga pukul 15.00, shift sore di mulai 15.00 sampai 23.00, dan diteruskan shift malam yang di mulai pukul 23.00 hingga pukul 07.00 pagi. Setiap periode shift akan di putar selama seminggu, dan terus di ganti setelah periode shift berakhir pada minggu sebelumnya. Susahnya mengatur waktu istirahat itu yang selalu terbayang. Namun, begitulah realita bekerja di sebuah perusahaan. 

Mungkin, itu yang membuat hati selalu bertanya, "Sampai kapan kau begini? Hari-harimu dipenuhi dengan sesaknya jadwal? Bisakah kau luangkan waktumu? kemana hidup akan kau bawa? Apakah akan terus begini?". 

Terbesit khayal memiliki banyak waktu tanpa harus terikat dengan jam kerja yang padat, berbagai usaha telah di coba, namun tetap saja menemui jalan akhir yang gagal. Kebutuhan dan keperluan sehari-hari akhirnya menuntun jalan untuk bekerja diperusahaan, namun itulah resiko bekerja di perusahaan. Waktu akan tersita begitu banyak hanya untuk melunasi "dikte" loyalitas kepada perusahaan. Itu harus, jika tidak kata "pecat" yang akan diterima. 

Banyak yang bilang hidup itu kita yang tentukan, untuk dan jadi apa dikemudian hari, memang benar. Tapi kita juga tidak bisa begitu saja menutup mata akan sebuah keterbatasan yang kita miliki. Bisa saja kita paksakan. Bermimpi menjalani hidup dengan apa yang kita ingini, berusaha, kemudian mendapatkan hasil. Ah sudahlah

"Yeeeee ngelamun" Ucap salah satu teman membangunkanku dari lamunan bimbang.

"Hidup itu kita yang tentuin bro, kemana dan jadi apa itu kita sendiri yang nentuin. Yang pasti niat dan semua perencanaan haru sudah ada di hati, jadi jangan pernah takut bermimpi" Tiba-tiba saja dia berkata demikian tanpa aku menceritakan apa yang sebenarnya aku rasakan.

"Duluan ya" Sembari menepuk bahuku, tanpa aku sempat berkata apa-apa.

Apa mungkin dia pernah merasakan hal yang selama ini aku bimbangkan atau mungkin kebetulan saja, tapi yang jelas argumen itu jadi jawaban yang paling benar untuk hal yang selama ini aku bimbangkan. 

"Tak ada yang harus ditakutkan, seharusnya. Jadi, semuanya bergantung dari bagaimana kita memandang hidup dan bermimpi untuk jadi apa kita di kemudian hari". Aku berdiri kemudian beranjak pergi dari lamunan pagi.

Senin, September 2017 

3/16/2022

Merekayasa Emosi Jadi Komisi, Simak Pembahasan dari Best EQ Trainer Indonesia, Anthony Dio Martin

Gambar perencanaan ekonomi dari pixabay.com
Emotionomics, Apaan sih? sejak diperkenalkan pada 2007 oleh Dan Hills, istilah ini jadi obrolan yang menarik. Ternyata, emotionomics meyakinkan kita bahwa perasaan yang dialami ditempat kerja, baik yang dialami oleh karyawan, kita maupun yang dialami oleh pelanggan, akan mempengaruhi hidup matinya perusahaan kita. Celakanya, banyak orang yang tidak menyadari bahwa perasaan- perasaan ini ujung-ujungnya terkait dengan hasil finalsial akhir yang akan kita capai. Sungguh disayangkan, selama ini telah terjadi salah kaprah, emosi sering disikapi secara negatif. Berbagai kesalahkaprahan itu misalnya, "Emosi adalah sesuatu yang perlu ditinggalkan dirumah dan jangan dibawa dalam dunia bisnis!" Atau komentar seperti "Jangan tunjukan emosimu".

Namun, apakah emosinya selamanya buruk? sebenarnya tidak juga! Misalnya saja, ada seorang owner perusahaan cat yang disegani tapi disayang oleh karyawannya. Saat itu, perusahaan sedang memutuskan untuk pindah lokasi yang cukup jauh karena perusahaan memutuskan untuk melakukan langkah ekspansi yang berakibat pada berbagai langkah efisiensi.

Pada waktu itu, beberapa karyawan yang senior, mulai ragu-ragu apakah akan terus bergabung. Hingga suatu ketika, saat sedang berlangsung sebuah pelatihan, si owner ini maju kedepan dan menceritakan tentang keprihatinannya serta rasa sayangnya pada karyawannya. Si owner, yang memiliki latar pendidikan teknis dan jarang bicara emosi, tiba-tiba berbicara hingga menangis. Dan apa yang dikatakan oleh si pemilik ini ternyata berdampak luar biasa. Karyawan serta pejabat senior melihatnya sebagai bentuk ketulusan yang luar biasa, rata-rata mengungkapkan kesetiaan dan memperbaharui komitmennya pada perusahaan.


Gambar kegiatan emosi dari pixabay.com
Memang, jangan disalahartikan bahwa kita menginginkan pemimpin mempunyai bakat acting serta menjadi emosional. Namun, kenyataan menunjukan bahwa mengungkapkan emosi, pada saat momen yang tepat, bisa memberikan dampak yang positif. seperti seringkali diungkapkan, bukan hanya "One picture speaks thousand words" tetapi "emotion also speaks thousand words".

Karena itulah, jika kita dulu seringkali menghidupi apa yang dikatakan oleh filsuf Rene Decartes sebagai "Cogito Ergo Sum" (saya berpikir, maka saya ada!) maka mungkin di era sekarang ini, kita pun harus berkata, "Saya merasa, apa yang saya pikirkan, maka saya ada!" Karena itulah, jika selama ini kita mengenal istilah economics, marilah kita berkenalan dengan emotionomic, yakni perpaduan dari konsep "emotion" serta "economics".

Singkat kata, formulanya, emotionomics = emotion + economics. Istilah emotionomics ini pertama kali diperkenalkan oleh Dan Hill, seorang President Director Sensory Logic di 1997 lewat bukunya. Dan Hill, selama ini dikenal sebagai pakar yang banyak berkecipung dalam penelitian facial coding. Yakni, memetakan bentuk dan raut wajah untuk ekspresi tertentu. Hebatnya, penelitian Dan Hill ini lantas dipakai di dalam dunia detektif, untuk pendeteksi kebohongan bahkan baru-baru ini, idenya diangkat kedalam film serial Lie to Me.

Gambar penelitian dari pixabay.com
Menariknya, menurut Dan Hill yang banyak melakukan penelitian soal ekspresi dan emosi ini, berbagai hasil akhir dan realitas bisa ditebak dari situasi ekspesi seseorang. Intinya, bagaimana membaca respons dan ekspresi emosi seseorang bisa menentukan interaksi dan hubungan interaksi. Lewat penelitian ekspresi emosi inilah, Dan Hill bisa membuat prediksi dengan ketepatan yang tinggi mulai dari apakah seseorang pelanggan akan membeli atau tidak. Hingga, bisa pula diprediksi apakah suatu perkawinan akan terus atau kemungkinan akan berakhir dengan cerai! Semuanya hanya dilihat dari ekspresi emosi seseorang saat berinteraksi!

Fakta penting

Sekali lagi, ada banyak orang, khususnya pemimpin yang tidak menyadari soal pentingnya aspek emosi dalam bisnis. Padahal, menurut penelitian University of Rochester School of Medicine diungkapkan bahwa hampir tidak mungkin membuat keputusan tanpa melibatkan bagian emosi kita.

inovasi bisnisnya dari pixabay.com
Yang jelas, tatkala kita melakukan transaksi dalam bisnis, kita akan banyak menggunakan keputusan yang sifatnya emosional. Pertama-tama, kita akan hanya berbisnis dengan orang yang kita sukai. Tentang hal ini, para peneliti melakukan suatu eksperimen yang disebut dengan eksperimen pesta.

Hasil kesimpulannya sederhana. Tatkala kita memasuki suatu pesta yang isinya orang-orang yang tidak kita kenal, dalam waktu kurang dari satu menit, kita akan putuskan dengan siapa kita mau bersama, siapa yang levelnya sama, siapa yang kita sukai. Begitu pula dengan berbisnis. Biasanya, dengan siapa yang kita sukai itulah, yang akan kita ajak berbisnis.

Hal ini termasuk pada saat kita melakukan transaksi jual beli. Umumnya, dikatakan kita akan membeli dari orang yang kita sukai dan percaya. Rata-rata, yang anda beli adalah orang-orang yang kita percayai dan merasa nyaman bersamnya. Tak heran, kalau baca dari buku Blink karya Malcolm Gladwell, ternyata dibutuhkan kurang lebih semenit buat kita untuk percaya dengan orang yang berinteraksi dengan kita.

Dan itulah momen yang sangat menentukan apakah kita akan membeli dari orang itu ataukah tidak. Begitupula dengan dunia advertising. Misalnya saja, Journal of Advertising Research ditahun 2002 yang melakukan riset dengan lebih 23000 orang membuat kesimpulan menarik. Intinya, "Emosi dua kali lebih penting daripada fakta". Dengan kata lain, gengsi, elegant, serta berbagai sensasi yang dirasakan, ternyata bisa lebih bermakna daripada fungsi produk itu semata.

Karena itulah, jangan lagi mengecilkan arti emosi dalam bisnis. Mulai dari pengambil keputusan bisnis hingga rasa puas, akan sangat mempengaruhi masa depan bisnis kita. Bahkan beberapa waktu lalu, sebuah riset oleh Thottam yang dipublikasikan dimajalah Time 2005 mengungkapkan bahwa karyawan yang puas akan berkontribusi hingga 10%-25% dari kinerjanya.


Gambar Walt Disney dari pixabay.com juga 
Sebagai contoh aplikasinya, kita mengenal Walt Disney yang sangat canggih memahami unsur emotionomics ini. Yang jelas, mulai dari sisi bisnisnya sendiri, Walt Disney selalu menegaskan bahwa mereka bukan melakukan bisnis entertainments, tetapi bisnis mereka adalah membuat orang menjadi happy. Dan inilah semangat yang ditularkan ke semua karyawannya.

Baca Juga : Saat Cinta Terlarang Bersemi di Kantor

Begitu pula kita melihat berbagai iklan dan promosi, semakin disadari soal pentingnya unsur emosi ini. Belakangan ini, perusahaan menyadari tatkala kebutuhan dasar sandang dan pangan telah terpenuhi, maka kita bukan lagi bicara soal "kebutuhan" tetapi "keinginan".
Dengan contoh sederhana, bukan lagi sekedar "makan apa" tetapi "makan dimana".

Karena bicara soal keinginan, maka konsep emosi menjadi semakin penting dalam berbinis. Lihat saja, mulai dari bagaiman rumah makan, restoran, hingga mall, maupun berbagai produk mulai menawarkan nilai tambah.

Penutup

Dan sebagai kata akhir, jika kita menyadari bagaimana emosi bisa lima kali lebih cepat, dari fungsi logika manusia dalam pengambilan keputusan, maka mulailah kita berpikir bagaiman perasaan-perasaan bisa mulai diciptakan kepada para pelanggan kita.

ilustrasi rekayasanya dari pixabay.com 
Bagaimanakah merekayasa emosi yang menyenangkan dan menciptakan emotional moment of truth yakni momen emosional yang berkesan pada pelanggan kita? Ingatlah, keunggulan dalam merawat emosi pelanggan serta orang orang yang terkait dengan bisnis kita, selalu berujung pada hasil akhir finansial kita.

Diadaptasi oleh tulisan Best EQ Trainer Indonesia, Anthony Dio Martin melalui Bisnis Indonesia. Semoga bermanfaat!